Sebagaimana diparaktikn di negara yang beradab lainnya, undang-undang tidak dapat membenarkan suatu perceraian, akan tetapi apabila perkawinan tidak mencapai manfaat bagi kebelangsungan keluarga, maka tentu tidak dapat dipaksakan untuk dan terus bersama guna mencapai ketenangan dan ketentraman hidup bersama. Seorang Pengacara perceraian apabila ada seseorang yang datang meminta bantuan hukum tentang perceraian, tentu diarahkan untuk tidak bercerai, apalagi yang bersangkutan telah lama membina keluarga dan memiliki anak.

Karena paling tidak pada saat anda memutuskan bercerai, maka akan ada beberapa orang yang akan ikut merasakannya, termasuk salah satunya adalah anak-anak anda. Namun tentu apabila sekali lagi pernikahan yang telah anda bina lebih banyak kemudharatannya daripada manfaatnya, maka perceraian tidak dapat dihindarkan dan merupakan pilihan terakhir yang harus diambil.

Pengacara perceraian akan bertanya kronologis kejadian sehingga seseorang memutuskan untuk bercerai. Kemudian dari kronologis itulah seorang pengacara perceraian akan melakukan analisa serta menghubungkan berdasarkan cerita kliennya dengan peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang alasan-alasan perceraian yang diperbolehkan menurut ketentuan peraturan perundang-undangan diantaranya adalah salah satu pihak berbuat zina atau jadi pemabuk, pemadat, penjudi, dan lain sebagainya yang sukar disembuhkan.

Salah satu pihak meninggalkan pihak lain selama 2 (dua) tahun berturut-turut tanpa izin pihak lain dan tanpa alasan yang sah atau karena hal lain diluar kemampuannya, Salah satu pihak mendapat hukuman penjara 5 (lima) tahun atau hukuman yang lebih berat setelah perkawinan berlangsung, Salah satu pihak melakukan kekejaman atau penganiayaan berat yang membahayakan pihak yang lain, Salah satu pihak mendapat cacat badan atau penyakit dengan akibat tidak dapat menjalankan kewajibannya sebagai suami/isteri dan Antara suami dan isteri terus-menerus terjadi perselisihan dan pertengkaran dan tidak ada harapan akan hidup rukun lagi dalam rumah tangga.

Apabila salah satu dari alasan-alasan tersebut diatas telah terpenuhi, maka pengacara perceraian akan menanyakan tentang Agama dari calon Klien, ini berhubungan dengan Undang-undang yang menentukan bahwa perceraian hanya dapat dilakukan di depan pengadilan melalui gugatan perceraian. jadi tidak mungkin ada perceraian yang dilakukan diluar pengadilan.

Pengadilan yang berwenang untuk perceraian ini adalah pengadilan agama untuk untuk yang beragama Islam, dan pengadilan negeri untuk yang diluar agama Islam. Kemudian selain itu pengacara perceraian akan menanyakan tempat tinggal riil (bisa sesuai KTP) atau senyatanya tempat tinggal dari Penggugat dan Tergugat Cerai, hal ini untuk menentukan Kompetensi Relatif pengadilan daerah mana yang berwenang memeriksa dan mengadili perkara perceraian tersebut. Baru kemudian pengacara perceraian yang baik akan menanyakan apakah suami/istri sama-sama berkeinginan untuk cerai atau tidak, hal itu untuk mempermudah penanganan perkara di Pengadilan serta menghitung biaya penanganan perkara berdasar kriteria berat, sedang atau ringan.

Selain itu pengacara perceraian akan menanyakan apakah ada ada harta gono gini dan hak asuh anak yang diperebutkan ? Hal ini selain menentukan berat ringannya perkara, juga untuk menghitung biaya perkara yang akan dikeluarkan. Semakin banyak masalah yang dihadapi oleh seorang klien/calon Klien, maka tentu masalah tersebut semakin rumit, sehingga membutuhkan penanganan yang ekstra dan akan juga berpengaruh kepada biaya perkara yang harus dikeluarkan. Kemudian selain itu Pengacara perceraian akan menanyakan bukti-bukti dan saksi-saksi yang dimiliki oleh klien/calon klien. Tidak hanya itu biasanya seorang pengacara perceraian yang baik akan meminta serta membantu seorang klien/calon klien untuk mengumpulkan alat-alat bukti dan saksi untuk memperkuat dalil gugatan.

Pengacara perceraian dapat memberikan analisa terbaiknya berkaitan dengan perkara perceraian yang sedang dihdapai oleh klien/calon kliennya. Oleh karena perkara perceraian biasanya bukanlah termasuk dalam perkara yang rumit, sehingga jalan keluarnya biasanya hampir sama dengan perkara-perkara cerai yang pernah ditangani oleh seorang pengacara perceraian. Perkara perceraian merupakan perkara yang paling sangat banyak terjadi di masyarakat maupun ditangani oleh Pengacara maupun pengadilan. Sehingga pemilihan pengacara yang tepat sangatlah perlu diperhatikan bagi seseorang yang akan menghadapi masalah perceraian.

Kantor Hukum DYN Law merupakan kantor pengacara perceraian yang menjunjung tinggi Kualitas Layanan Hukum guna membela kepentingan Klien atas persoalan hukum perceraian yang akan atau sedang dihadapi oleh klien. Kami telah banyak menangani masalah perceraian. Mengingat pengalaman dan jam terbang kantor pengacara kami patut menjadi pertimbangan untuk dijadikan sebagai partners guna mengurus problem hukum perceraian yang sedang anda hadapi.

Tentang Kami Hubungi Kami

Pin It on Pinterest

Share This

Bagikan Halaman.

Bantu teman maupun saudara untuk menemukan dan menggunakan jasa pengacara yang terpercaya dan berpengalaman dengan membagikan halaman ini pada social media anda.